Popular Posts

Thursday, March 7, 2019

WASPADA TANDA - TANDA KEGUGURAN

Keguguran adalah gagalnya kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu. Biasanya, keguguran terjadi akibat sel telur yang telah dibuahi, tidak bisa berkembang secara alami di dalam rahim. Kondisi ibu yang tidak siap dengan perubahan hormonal selama trimester pertama dan kedua juga bisa menjadi penyebab keguguran. Gaya hidup, pola makan, juga infeksi penyakit tertentu juga bisa mengakibatkan keguguran.
ada beberapa hal yang dianggap mampu meningkatkan risiko
terjadinya keguguran di antaranya:
  • Usia ibu saat mengandung sudah tergolong tua
  • Pernah mengalami keguguran sebelumnya
  • Ibu hamil mengonsumsi minuman ber alkohol
  • merokok saat hamil
  • Terkena paparan radiasi
  • Adanya cedera pada rahim
  • Berat badan ibu terlalu kurus atau terlalu gemuk
  • Adanya kelainan anatomi pada rahim
  • Ibu hamil aktif menggunakan narkoba
TANDA-TANDA KEGUGURAN :
Kram atau kejang perut
Tanda ini
rasanya mirip seperti kram perut pada awal datang bulan. Biasana kram ini berlangsung
berulang-ulang dalam periode waktu yang lama. Kram atau kejang juga dapat
terjadi di daerah perut.
Nyeri pada bagian bawah perut
Rasa
nyeri pada bagian bawah perut terjadi dalam waktu cukup lama. Selain di sekitar
perut, rasa sakit juga dapat terjadi di bagian bawah panggul, selangkangan, dan
daerah alat kelamin. Nyeri ini terjadi dalam beberapa jam hingga beberapa hari
setelah muncul gejala perdarahan.
Perdarahan
Perdarahan adalah tanda yang paling umum. Perdarahan yang
terjadi bisa hanya berupa bercak-bercak yang berlangsung lama sampai perdarahan
hebat. Kadang-kadang terdapat bagian jaringan yang robek yang ikut keluar
bersamaan dengan darah. Misalnya, bagian dari jaringan dinding rahim yang
terkoyak atau kantung ketuban yang robek.
Tidak ada gerakan janin
Biasanya, gerakan bayi di dalam kandungan berhubungan dengan
pertumbuhan janin. Hal ini juga mengindikasi bahwa kehamilan berjalan lancar
dan sehat.
Biasanya, gerakan bayi akan terasa pada minggu ke-16 dan minggu
ke-15. Gerakan janin yang terasa di masa kehamilan sebelum 16 minggu juga
dianggap normal, sehingga tidak perlu khawatir.
Di atas usia 24 minggu, frekuensi tendangan bayi akan meningkat.
Karenanya, jika Anda merasa tiba-tiba bayi tidak menendang ketika akan memasuki
trimester ketiga, Anda harus segera menghubungi dokter kandungan

WASPADA KONJUNGTIVITIS PADA MATA ANDA

Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva (membran transparan antara kelopak dan sklera(bagian putih mata) yang menyebabkan pembengkakan, merah dan nyeri.
CIRI-CIRI GEJALA KONJUNGTIVITIS:

Mata lebih berair dari biasanya.
Area putih pada mata menjadi merah.
Mata terasa gatal atau perih.
Lebih sensitif terhadap cahaya.
Penglihatan menjadi lebih buram
FAKTOR-FAKTOR INI MENINGKATKAN RISIKO MATA MERAH AKIBAT KONJUNGTIVITIS:

Kontak langsung dengan air mata,  jari, atau sapu tangan orang yang sakit konjungtivitis
Terpapar alergen (zat pencetus alergi)
PENYEBAB :Penyebab utama konjungtivitis adalah adalah alergi, infeksi virus atau bakteri, dan objek asing. Namun, hal lain seperti tidak menjaga kebersihan mata juga bisa menjadi penyebab konjungtivitis terjadi.
CARA MENGHINDARINYA

Jangan sentuh area yang terinfeksi atau mengucek mata Anda
Jangan gunakan lensa kontak sampai pengobatan selesai. Anda mungkin juga harus mengganti lensa kontak Anda atau kotak penyimpanannya
Hindari kontak langsung dengan siapapun jika Anda menderita mata merah. Gunakan sapu tangan atau tisu untuk membersihkan kotoran mata
Sering cuci tangan
Buang kosmetik mata yang sudah lama dan jangan berbagi kosmetik mata dengan orang lain
Hindari penyebab alergi, jika bisa Gunakan pengobatan sesuai yang diinstruksikan